Prabowo Vs Jokowi

  • Home
  • Menu▼
    • About
    • Sitemap
  • Label▼
    • Dunia
    • Indonesia
    • Politik
Prabowo Vs Jokowi » Semua Post Kategori Opini
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Opini. Tampilkan semua postingan

Prabowo Kalah, Dewa Siwa Pun Galau

Prabowo Vs Jokowi Updated at: 11.50

Prabowo Vs Jokowi :: Prabowo Kalah, Dewa Siwa Pun Galau
Tadi sore penghitungan hasil Pemilu sudah dihitung, dan Prabowo pun menyatakan mundur dari Pilpres dengan dalih bahwa banyak kecurangan yang terjadi di Pilpres 2014 ini.
Kecurang sampai Money Politik memang banyak terjadi, dan memang di banyak daerah yang paling banyak itu dilakukan oleh kubu Jokowi-Kalla, dan ternyata hal itu benar benar bisa mengalahkan Prabowo-Hatta.

Jadi sekarang ini mengenai Hasil Perolehan Suara sudah jelas, Jokowi-Kalla memenangkan Pilpres 2014 ini "Walaupun Dengan Kecurangan"
Namun bersamaan dengan ini, tadi malam Dewa Siwa pun ikut Galau!, Walaupun Kegalauan Dewa Siwa Bukan karena Pilpres, tapi karena kematian Dewi Shati,[1] namun rasanya kegalauan ini sangat lengkap sudah. Prabowo dan Hatta Galau, Pendukungnya juga Galau, Dewa Siwa juga Galau, jadi sekarang ini Hari Galau, dan mudah-mudahan saja hari ini tidak ditetapkan sebagai hari Galau!

[1] Lihat di ANTV sinetron Mahadewa

Tabloid Obor Rakyat Apakah Termasuk Kampanye Hitam?

Prabowo Vs Jokowi Updated at: 14.52

Prabowo Vs Jokowi ::  Tabloid Obor Rakyat Apakah Termasuk Kampanye Hitam?
Sebelumnya saya sudah panjang lebar membahas mengenai Definisi Kampanye Hitam (Black campaign), dan kalau kita bicara Kampanye Hitam, pasti banyak diantara kita yang mempunyai pertanyaan, apakah Tabloid Obor Rakyat Termasuk Kampanye Hitam.
Kalau saya lihat, dan saya baca, dan saya cermati, saya mempunyai kesimpulan, bahwa Tabloid Obor Rakyat itu termasuk Kampanye Hitam, walaupun tidak semuanya termasuk Kampanye Hitam, karena tidak sedikit apa yang ada di Tabloid Obor Rakyat itu benar dan sesuai dengan Fakta.
Namun belum tentu juga Tabloid Obor Rakyat itu adalah Kampanye Hitam dan pihak Prabowo, bisa saja malah sebenarnya adalah suatu metode tim lawan Prabowo sendiri yang melalukan, dan motivasinya ialah untuk mengangkat elektabilitasnya sendiri, atau memang ada pihak yang ke 3 yang memanfaatkan keadaan tersebut, dan motifnya bisa bermacam-macam, contohnya:
1. ada dendam
2. mengambil kesempatan dari kegoyahan antar kubu yang bersaing
3. dll
Lalu apakah Tabloid Obor Rakyat bisa dituntut?
Bisa, dan saat ini sedang diupayakan oleh tim sukses Jokowi-Kalla.
Untuk bisa mendapatkan kabar mengenai Tabloid Obor Rakyat silahkan anda tunggu saja update blog Prabowo Vs Jokowi ini. dan sekian dari saya.

Diserang JK, Prabowo Dapat Simpati Publik

Prabowo Vs Jokowi Updated at: 07.47

Prabowo Vs Jokowi :: Diserang JK, Prabowo Dapat Simpati Publik
Debat Capres-Cawapres perdana yang digelar tadi malam (9/6) sedikit panas ketika cawapres Jusuf Kalla “menyerang” Prabowo Subianto mengenai isu HAM, isu yang memang sejak awal selalu digunakan kubu Jokowi-JK untuk menyudutkan Prabowo.

Prabowo arif dengan apa yang disasar JK. “Saya paham kemana arah pertanyaan ini,” ujar Prabowo.

“Saya adalah orang yang paling keras berjuang soal HAM di negeri ini. Saya sekian puluh tahun adalah abdi Negara yang membela hak asasi manusia. Kami melawan kelompok radikal yang mengancam keselamatan nega­ra,” imbuh Prabowo.

Prabowo menjelaskan, dulu sebagai prajurit, dirinya sudah berupaya menjalankan tugas sebaik-baiknya. Untuk selanjutnya, kata Prabowo, terserah bagaimana pimpinan mem­berikan penilaian.

Walau mendapat serangan, Prabowo tidak melakukan serangan balik pada hal-hal masa lalu capres-cawapres lain tapi fokus pada visi masa depan Indonesia.

"Kita tidak menyerang, tidak merendahkan orang," ujar Mahfud MD, Ketua Timses Prabowo-Hatta, usai acara debat.

Menurutnya, Prabowo tidak ingin membalas dengan pertanyaan yang juga menyerang masa lalu seseorang. Hal ini menunjukkan sikap seorang negarawan.

Memang, serangan JK malah dinilai oleh pengamat politik justru menjadi 'bumerang' dan menguntungkan Prabowo.

"Prabowo malah bisa dapat simpati ketika terlalu dicecar seperti tadi..," kata pengamat politik Yunarto Wijaya lewat akun twitternya.

Publik juga lebih memuji sikap Prabowo-Hatta dan menilai kurang simpatik pada Jokowi-JK.

"Bangga saya dengan jawaban prabowo soal HAM, Semoga niat JK untuk menyudutkan lawan tak di ulangi lagi," ujar akun @Suara_Demokrasi.

"Prabowo-Hatta konsisten berdebat konsep & substansi. Jokowi-JK tidak bisa bersabar dan lakukan personal attack pada Prabowo," tulis pengguna twitter @BamzTeHa

"Ini debat visi dan misi. Bukan nyerang sisi pribadi," komentar lain akun @bangganagara.

"Pertanyaan @Pak_JK yg menyerang pribadi pak @Prabowo08 membuktikan kubu mana yg suka melakukan black campaign," ujar pemilik akun @giofedi.

"Emang pemimpin yg tegas itu ngebela kebenaran, ga ada waktu buat ngejatohin yg laen," tulis @ojaaaaann.

"Beda dgn pasangan Jokowi- JK terlihat kali berniat menyerang pasangan prabowo- hatta. Salut buat sikap santun prabowo- hatta," demikian komentar @bang_delvin.

"Seorang Pemimpin yg benar, tidak akan menyerang lawan. Bahkan menghormati lawan. Menyerang lawan, adlh tindakkan org yg berjiwa "kerdil"," ujar @AbimanyuAbiputr.

"Serangan JK dan @jokowi_do2 nilai plus buat Prabowo, orang sekampung langsung mencibir dan tahu siapa JK," komen @tohir7.

Akun @haikal_hassan berkomentar cukup panjang:

"HAM bisa diselesaikan dengan pendidikan. Tepat! @Prabowo08 Cerdas! Elegant! Walau diserang sm mr.oportunis kala."

"Kala sdh menyerang. Tdk etis dan berniat bernafsu menjatuhkan. Untung @Prabowo08 tdk terpancing. Sudahlah kala, jualan barang basi!"

"Kala harusnya ditanya @Prabowo08 : dulu bilang kalo jokowi mimpin, hancurlah negara ini, kok skrg dukung? Beda tipis strategi & munafik"

"Orang tua bahkan kakek spt kala, tidak pantas berbuat dmkn. Menyerang dihadapan ratusan juta rakyat. Semoga @Prabowo08 tetap bijak wibawa"

"Bandingkan 2 pertnyaan ttg [pemekaran wilayah -yg ditanyakan Prabowo] dgn [isu pelanggaran ham] yg 1 isu kenegaraan yg 1ny lg isu menjurus subjektif," tulis @pa2nkOz.

"Selain serangan dari jk, saya eneg bget lht jokowi yg selalu membanggakan dirinya, menyindir pak prabowo, dan menyudutkan pak prabowo. tidak sesuai dgn tema yg di usung. seprti anak kecil." (Sukma Rudin -fb)

"BISA saja Prabowo nanya janji 5 tahun Jokowi spt halnya JK nanya soal HAM. Tapi Prabowo paham bhw dirinya bukan pembully yg santun," ujar @MustofaNahra.

"Dgn pertanyaan pak Jk soal HAM, pak Prabowo memanfaatkan kesempatan untuk menjelaskan hal peristiwa yg sebenarnya. Masyarakat jadi paham dan bersimpati for number 1." (Torik Imanurdin -fb)

*dari berbagai sumber, dihimpun oleh admin @pkspiyungan

Melihat Akhlaq dari kedua Pasangan Calon Presiden Indonesia 2014-2019. saya sendiri semakin simpatik dengan pasangan Prabowo-Hatta. dan saya tidak salam pernah menulis artikel dengan judul "Cantiknya Trik dan Langkah Tim Sukses Prabowo-Hatta" karena langkah Capres dan Cawapres serta para tim suksesnya adalah cerminan hati mereka.
Kalau caranya saja sudah salah, bagaimana mungkin kita bisa membenarkan!
Kalau yang ditempuh salah, kenapa kita harus mendukung?

Materi Debat Capres Dibocorkan ke Kubu Jokowi?

Prabowo Vs Jokowi Updated at: 07.41

Prabowo Vs Jokowi :: Materi Debat Capres Dibocorkan ke Kubu Jokowi?
ASATUNEWS - Pertemuan antara anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Hadar Nafis Gumay dengan Komisaris Jenderal Polisi Budi Gunawan dan Ketua DPP PDI Perjuangan yang dipergoki oleh Arif Puyono aktifis Serikat Pekerja BUMN pada hari Minggu (8/6/2014) malam sekitar pukul 23.00 Wib di restoran Satay House Senayan, Menteng Jakarta Pusat, dilaporkan memiliki agenda atau tujuan membocorkan materi pertanyaan yang akan diajukan oleh moderator Zaenal Arifin Muchtar pada acara "Debat Capres" pada Senin (9/6/2014) malam pukul 19.30 Wib sampai selesai .

"Pertemuan itu untuk menyampaikan bocoran materi debat capres, khususnya yang akan ditanyakan pada Pak Jokowi," ujar seorang pejabat KPU Pusat melalui telpon kepada Asatunews, Selasa (10/6/2014) sore tadi.

Pejabat KPU Pusat yang minta indentitasnya dirahasiakan itu menjelaskan bahwa pembocoran materi debat capres itu disampaikan oleh Hadar Nafis Gumay Komisioner KPU Pusat kepada Trimedya Panjaitan dan Budi Gunawan. Penyampaian bocoran materi debat capres itu dilakukan Hadar atas permintaan dari Komjen Pol Budi Gunawan, yang sangat khawatir bilamana capres Jokowi tidak dapat menjawab pertanyaan - pertanyaan yang diajukan oleh moderator debat. Kekhawatiran ini sempat membuat kubu Jokowi - Jusuf Kalla panik dan mencari solusinya, yakni melalui permintaan bocoran materi debat capres via Hadar Nafis Gumay pada saat pertemuan di restoran Satay House Senayan, Menteng, Jakarta Pusat (8/6/2014).

Pada acara debat capres Senin (9/6/2014) malam yang disiarkan langsung oleh beberapa stasiun TV nasional, memang jelas terlihat capres Jokowi sangat percaya diri dan terindikasi sudah mengetahui materi pertanyaan yang diajukan kepadanya.

Pihak KPU, PDIP dan Komjen Pol Budi Gunawan hingga berita ini belum berhasil diminta konfirmasi. (BA/017)
http://www.pkspiyungan.org/2014/06/materi-debat-capres-dibocorkan-ke-kubu.html

Sebenarnya saya sendiri tidak terkejut apabila hal ini benar, karena main curang, berkata bohong, pokok menang walau menggunakan cara apapun bukanlah sifat baru bagi manusia munafik.
Persoalannya sekarang ini adalah: Haruskah kita akan mendukung Golongan Munafik?
Gitu aja kok repot "Kata Gusdur"

Menyatakan NU Mendukung Jokowi, Berarti NU itu Munafik

Prabowo Vs Jokowi Updated at: 21.53

Prabowo Subianto Vs Jokowi :: Menyatakan NU Mendukung Jokowi, Berarti NU itu Munafik
Kaget saat saya mendengar salah satu pengurus NU mengklaim NU itu mendukung Jokowi-JK. apalagi ada tambahan pernyataannya sebagai berikut:
"Nahdliyin Harus Mendukung dan Memilih Jokowi-JK"
Mendengar perkataan seperti diatas saya tidak terima, karena NU itu tidaklah berpolitik, dan tidak boleh orang NU itu ikut politik dengan mengatasnamakan NU, kalau hanya secara pribadi boleh boleh saja, namun ternyata tidak sedikit orang NU membawa-bawa NU, dan termasuk ketua PKB sendiri.
Sangat lucu apabila Nahdliyin yang benar benar nahdliyin menganggap itu benar, karena NU sendiri adalah Organisasi Keagamaan dan Kemasyarakatan yang berfaham Ahlus Sunnah Wal Jama'ah namun faktanya malah menyatakan hal seperti diatas, berarti secara otomatis NU itu hanyalah Organisasi Kependustaan dan Kekepentingan dengan berlandaskan Pokok Berhasil Orah Opo opo.
Disamping itu ya lihat dulu siapa yang akan didukung. kalau yang didukung Jokowi berarti sama saja menyatakan NU itu Organisasi Munafik. (alasannya bisa anda lihat di: Mendukung atau Memilih Jokowi-JK Menurut Islam)
Jokowinya saja munafik, bagaimana pendukungnya.
Menyerupai munafik saja itu tidak boleh, bagaimana dengan mendukung Munafik?!
Coba anda ingat sabda Rasulullah SAW;
من تشبه بقوم فهو منهم
"Barang siapa menyerupai dengan suatu kaum, maka mereka adalah golongannya".
Bagaimana kalau alasannya adalah JK?
Jika juga pendusta, coba anda lihat JK saja mengatakan Jokowi Tidak Pantas Memimpin Indonesia, Ini Buktinya. disana JK menyatakan Jokowi tidak pantas memimpin Indonesia, tapi sekarang malah duet dengan Jokowi, berarti JK juga Munafik.
Apalagi Faktanya KH.Aqil Siroj saja sebagai Ketua NU mendukung Prabowo-Hatta. Walaupun beliau mendukung secara pribadi dan tidak menganjurkan Nahdliyin mengikuti jejak beliau, namun sebagai warga Nahdliyin pastinya kita harus ikut pemimpin kita.
Cobalah anda renungkan perkataan sayyidina 'Umar Ra.
لا إسلام الا بجماعة ولا جماعة الا بإمارة ولا إمارة إلا بطاعة
Apalagi bagi anda yang sangat mencintai Gus Dur.
Cobalah lihat sejarah, siapa yang menyingkirkan Gus Dur?
Jawabannya Muhaimin, Ketua PKB saat ini yang mendukung Jokowi-JK
Kalau anda masih mendukung Si Muhaimin apa ia anda Cinta Gus Dur?
Silahkan renungkan sendiri saja deh.
Toh kita sama sama bisa berfikir dengan sehat, Kecuali ada uang penghalang di fikiran anda, tentunya anda akan sulit untuk berfikir sehat. karena kalau sudah terkena virus uang, Otak sudah sekali untuk diajak berfikir.

Postingan Lama
Langganan: Postingan (Atom)

Arsip Blog

  • ▼  2020 (1)
    • ▼  Mei (1)
      • Menariknya Pendapat Kiai Muhammad Mughits Tekait C...
  • ►  2014 (28)
    • ►  Juli (3)
    • ►  Juni (17)
    • ►  Mei (7)
    • ►  April (1)

Popular Posts

  • Bulan Ramadlan Situs Jasa Pasang Iklan, Review Website dan Produk
  • Akhir Ramadlan Bank Indonesia Bakal Mengeluarkan Uang NKRI
  • Menariknya Pendapat Kiai Muhammad Mughits Tekait Corona
  • Definisi Kampanye Hitam (Black campaign)
  • Kekejaman Politikus Israel pada Rakyat Gaza
  • Prabowo Kalah, Dewa Siwa Pun Galau
  • Jokowi dan Tim Suksesnya yang Melakukan Kampanye Hitam
  • Kampanye Hitam Prabowo Vs Jokowi
  • Jokowi-Kalla Menang Kolom Agama di KTP akan dihapus
  • Mendukung atau Memilih Jokowi-JK Menurut Islam
© Prabowo Vs Jokowi | Download Template
by Ramadlan - Jaib Najhan